Hari Ahad siang, seorang anak bermain layangan di Lapangan Gajah Fajar Indah. Namanya Farhan. Saat asyik bermain, tiba-tiba hujan turun. Farhan pun berlari pulang ke rumahnya. Namun, rumah Farhan yang jauh membuat anak yang bertubuh sedikit kurus itu basah kuyup karena derasnya hujan, saat sampai di rumahnya.
"Bu, buka pintu, Farhan kedinginan!" teriaknya menyuruh Ibu membuka pintu.
"Iya, iya, sabar, Ibu buka pintunya! Astaghfirullah, kamu, koq basah kuyup begini?" Ibu Farhan kaget melihat anaknya yang basah dan menggigil.
"Iya, Bu, tadi Farhan kehujanan saat main layangan di lapangan." Anak itu terus berlari ke kamar mandi untuk mandi.
"Jangan lupa bersihkan badan sekalian ganti baju, Han, kalau nggak cepat-cepat diganti, nanti kamu bisa demam!" ucap Ibu Farhan dari luar kamar mandi.
Farhan mandi dengan bajunya yang kehujanan tadi. Belum selesai mandi, dia melihat bola. Tanpa peduli dengan baju basahnya, anak itu malah main bola. Saat melewati ibunya, sang Ibu kaget karena Farhan masih basah dan belum ganti baju.
"Loh, kok, kamu belum ganti baju?" Ibu memarahi Farhan.
"Oh, iya, Bu, maaf Farhan lupa. Uhuk ... uhuk ...," ucap Farhan. Anak itu tiba-tiba batuk-batuk.
"Tuh, kan, kamu batuk, mana ayahmu lagi merantau!" marah ibunya. "Ya, sudah, minum obat, sana!" lanjut Ibu Farhan.
"Iya, Bu," jawab Farhan lesu.
Keesokan harinya, Farhan tak kunjung sembuh. Ibunya sangat bingung.
"Duh, kok Farhan belum sembuh-sembuh," ucap Ibu Farhan sambil scroll t*kt*k.
"Apa ini? Jamu penghilang flu dan batuk?" gumam Ibu sambil melihat vidio.
"Farhan ... sini, ada vidio tentang jamu untuk batuk," panggil Ibu Farhan.
"Iya, Bu." Iya menghampiri ibunya.
"Ini ada jamu yang bisa meredakan flu dan batuk. Bahannya kunyit, temulawak, kencur, kayu secang, daun kayu putih, kayu manis. Tapi di tempat kita agak sulit nyari beberapa bahannya. Eh, kita dapat juga membuat ramuan jamu untuk flu dan batuk dari sekitar. Coba Ibu lihat; gula pasir, jeruk nipis, sereh 1 jari, daun pandan, dan jahe." Ibu Farhan asyik memperhatikan iklan jamu rumahan di medsos.
"Heh, iya, Bu, ayok kita buat jamunya. Sepertinya yang ramuan kedua ada di sekitar bahannya." Farhan berucap sambil sesekali batuk. Mereka pun membuat ramuan pereda batuk untuk Farhan.
"Ini, sudah jadi jamunya, cepat minum mumpung hangat!" ucap Ibu Farhan.
"Iya, Bu, aku minum, bismillah."
Keesokan harinya, Farhan tidak batuk-batuk lagi. Ternyata jamunya berkhasiat ampuh redakan batuk pilek karena masuk angin.
Penulis:
Hafiz Dwi Kurnianto merupakan murid kelas V SDN 3 Pulau Besar.
Catatan:
Cerita ini dikirim oleh guru didiknya, Ummi Sulis.