Aku sebuah Buku Oleh Wulan Darma Putri Aku adalah buku novel yang diberi judul “Hello Cello” , cetakan kedua dari penulis dengan nama pena ijoscript, sampulku berwar…
Cinta dalam Diam Hujan turun dengan tenang pada sore yang nyaris tenggelam itu, membasahi kaca-kaca kafe sehingga membuat lampu jalan di luar tampak seperti garis-gar…
Menjadi Baik Ratusan orang sudah menempatkan kursi-kursi yang berjajar dengan rapi. Sang moderator memanggil namaku, aku pun berjalan ke depan diiringi tepuk tang…
Waktu yang Salah Masa lalu yang belum dilepaskan akan selalu menjadi bayangan dalam hubungan yang baru. Ia tidak terlihat, tapi terasa. Ia tidak bicara tapi selalu ha…
Izinkan Aku Berjuang Suara sirine ambulans sayup-sayup terdengar menembus dinding kamar kosku yang lembap. Di layar laptop, kursor berkedip-kedip di akhir kalimat yang be…
Sebuah Doa “Keputusan Ayah sudah bulat Naira! Kamu harus masuk pesantren!” bentak ayah. “Ini pertama kalinya ayah bentak Naira. Naira kecewa sama ayah!” Naira m…
Keluarga yang Hancur Hujan turun sejak sore di pinggiran kota besar itu. Air mengalir di selokan yang penuh sampah, bercampur dengan lumpur dari jalanan tanah yang belum …
Luka yang Tak Terlihat Waktu aku masih kecil dan belum mengerti kenapa orang-orang dewasa di sekitarku gemar saling melukai dengan lidah dan tinju. Ibu dengan bibirnya yang…