Perpisahan Oleh Abid Rahmatullah Hai aku Roy, aku mempunyai pacar bernama Tika. Kami mulai berpacaran pada saat kami masih seorang mahasiswa. Kami menjalani hub…
Surat Cinta Seorang Pelaut Oleh FAW Nugroho Kejadiannya sekitar tiga bulan yang lalu. Saat itu aku berada di antara kerumunan ketika salah seorang dari kerumunan meminta tukang…
Dulu Gue Cuma Nyamuk — Sekarang Jadi Pacarnya Oleh Dimas Andrean 1. Waktu aku masih kelas sepuluh, aku cuma anak baru biasa—rambut gondrong sedikit, seragam kebesaran, dan percaya diri tinggi pad…
Roda Terus Berputar Oleh Salma Ziya adalah seorang gadis remaja umur 22 tahun masih jomlo yang sangat nurut pada neneknya. Dia adalah putri tunggal dan cucu satu-satunya…
Abdi Santri Ndalem Oleh Tedi Sebagai santri Ndalem, aku memang mendapatkan dispensasi tidak mengikuti pengajian selepas subuh. Aku dan beberapa santri Ndalem lainnya me…
Senja di Ujung Nama Oleh Nia Khusnia Senja selalu datang dengan warna jingga yang lembut dan menakjubkan, namun juga menyimpan luka di ujungnya. Di beranda rumah kayu pe…
Rie, Ini Beberapa Pengakuanku Oleh Yessi Alma’wa /1/ Rie, hampir lima tahun lamanya kita tak saling menyapa. Aku menghormati kebencianmu yang abadi itu terhadapku. Bagaimana tidak…
Separuh Oleh Mufidatul Ameilia Namaku Sarah. Selamat datang di bilik sunyi dalam kepalaku, sebuah semesta yang teranyam dari untaian halu, harapan yang terla…
Jatuh Cinta kepada Orang yang tidak Semestinya Oleh Vera Regina Azaria Pada kali itu, pada hari pertama masuk sekolah jenjang SMA saat kegiatan MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah) dimulai, a…
Perempuan di Bibir Dermaga Oleh Firman Fadilah Seorang perempuan berwajah sendu berdiri di bibir dermaga. Ia menatap ke permukaan laut. Meskipun pantulan wajahnya tak tampak di…