Sore Penuh Drama Bunga Mawar

Cerpen ini bermula dari video TikTok tentang orang yang makan mawar. Rasa penasaran pun muncul, tetapi rencana mencari bunga malah terhalang Ayah.

Kemarin sore saya tidak ada kerjaan. Jadi, saya nyekrol T*kt*k. Tiba-tiba ada orang yang makan mawar lewat di beranda. Saya jadi penasaran dan ingin mencobanya. Ada apa sih dengan mawar?

Sore Penuh Drama Bunga Mawar

Saya pun keluar dari kamar tetapi ...

"Eh, eh, mau ke mana Mbak?" tanya Ibu.

"Mau pergi cari bunga mawar, Bu," jawab saya.

"Buat apa? Mau ziarah, kamu?" tanya Ibu lagi.

"Hahaha, enggaklah, mau saya makan," kata saya.

"Loh, kayak kuda lumping." Ibu bingung.

"Motor jangan dibawa!" gerutu Ayah. "Ayah mau pergi!" teriaknya.

"Bu, gak jadilah nyari bunganya," ucap saya lesu pada Ibu.

"Kenapa, Mbak, kok gak jadi?" tanya Ibu saya.

"Motornya mau dipakai sama Ayah!" jawab saya singkat.

"Ya, sudah, kamu di rumah aja, lagian cuaca panas," kata Ibu.

"Ya, udah, deh, Bu, mau gimana lagi." Saya ke kamar dengan lesu.

Saya berbaring di tempat tidur, scroll Google untuk bertanya sama Mbah itu, apa sih manfaat bunga mawar, apa iya aman dimakan? Ternyata begini kata Mbah Google: Ya, bunga mawar bisa dikonsumsi mentah, tetapi ada beberapa syarat penting yang harus dipenuhi agar aman bagi kesehatan. Kelopak bunga mawar memiliki rasa yang cenderung manis dengan sedikit sentuhan rasa segar (floral).

Lalu saya tanya lagi, apa manfaat bunga mawar. Begini jawaban Mbah Google: Bunga mawar memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh karena kaya akan kandungan vitamin C, antioksidan, dan efek anti-inflamasi.

Oh, begitu ya.

Penulis:

Orlin Aggnyyu Hikmah merupakan murid kelas V SDN 3 Pulau Besar.

Catatan:

Cerita ini dikirim oleh guru didiknya, Ummi Sulis.

© Sepenuhnya. All rights reserved.