Harga Sebuah Kebenaran Oleh Yessi Alma’wa Di dalam ruang persidangan yang penuh sesak dan sedikit pengap, saya duduk dengan tegap. Dalam pikiran, saya bergelut dengan perta…
Dendang Terakhir di Bawah Marapi Oleh Abdil Ananda Prasasca Lembah Anai masih berselimut kabut saat bus antarprovinsi itu menurunkan perantau terakhirnya di pinggir jalan raya Padang…
Jauh dari Rumah, Dekat dengan Mimpi Oleh Tesa Maika Putri Suara mesin bus beralun rendah, beradu dengan rintik hujan yang mulai membasahi kaca jendela. Laras menyandarkan kepalanya dan …
Di Antara Tawar dan Diam Oleh Suchi Nofryanti Fitry Kalau kau datang ke Pasar Pauh pada hari Senin pagi, jangan kaget kalau telingamu penuh sebelum matamu sempat melihat apa-…
Seindah Desa Lembah Anai yang Agung Cintaku Hanya Padamu Seorang Oleh Ara Belia Rhamadani Desa kecil di kaki gunung yang menuju lembah Anai yang indah, kini diwarnai dengan nuansa Islam yang kental. Suara azan berk…
Kayu-Kayu yang Datang Bersama Air Oleh Putri Rahma Yanti Aku bukan anak Sumatera Barat. Aku datang ke tanah ini membawa koper, ransel berisi pakaian, dan mimpi yang sederhana: menjadi…
Kembali ke Tempat yang Dirindukan Oleh Zika Nurina Hikmayanti Jumat, 14 April 2023 menjadi awal dari sebuah penantian para santri Pesma An-Najah Purwokerto. Hari yang selalu ditunggu-…
Salahkah Jika Mencintainya? Oleh Lastri Ratna Sari Allahuakbar Allahuakbar. Suara azan subuh berkumandang syahdu. Panggilan beribadah yang begitu indahnya, membuat hati terasa n…