Mendekap Peluh Oleh Anis Rahayu Mentari pagi kembali menyapa awan, silap mata tak dapat kutatap keagungan Tuhan. Angin nan lembut menyentuh kulitku, begitu indahnya…
Menjadi Baik Oleh Mita Alisah Tazkiyah Ratusan orang sudah menempatkan kursi-kursi yang berjajar dengan rapi. Sang moderator memanggil namaku, aku pun berjalan ke…
Sebuah Doa Oleh Ika Mustika Ratri “Keputusan Ayah sudah bulat Naira! Kamu harus masuk pesantren!” bentak ayah. “Ini pertama kalinya ayah bentak Naira. Naira kec…
Hujan Pagi di Taman Oleh Anugrah Jamaludin Seorang remaja yang terbangun karena bunyi hujan yang sangat deras di pagi hari, namanya Kiba. Ia adalah siswa kelas 3 SMA Con…
Kembali ke Tempat yang Dirindukan Oleh Zika Nurina Hikmayanti Jumat, 14 April 2023 menjadi awal dari sebuah penantian para santri Pesma An-Najah Purwokerto. Hari yang selalu ditunggu-…
Semesta Tak Berpihak Oleh Syifa Urrohmah Pyang…. Hancur tak tersisa. Semilir angin mengiringi langkah Dera menuju sekolah. Di tengah perjalanan ia bertemu dengan pria tam…
Sang Nenek dan Cucu Semata Wayangnya Oleh Mufid Saeful Anam Clara seorang gadis yang berumur 15 tahun adalah satu-satunya cucu Mbok Ijem. Clara yang sudah ditinggal oleh kedua orang tuan…
Salahkah Jika Mencintainya? Oleh Lastri Ratna Sari Allahuakbar Allahuakbar. Suara azan subuh berkumandang syahdu. Panggilan beribadah yang begitu indahnya, membuat hati terasa n…
Hamparan Kata untuk Seseorang 'H' Oleh Sheehan Kala itu hujan di bulan Desember, suasana tenang dengan rintik air yang berjatuhan dari langit. Angin yang berhembus pelan membuat siapa…
Usaha Tidak Akan Mengkhianati Hasil Oleh Nabila Qotrunnada Di sebuah rumah sederhana, ada seorang anak perempuan bernama Rasya Seyla Putri, yang biasa dipanggil Rasya. Dia adalah seoran…
Sejarah Cinta Berdua Oleh Kang Thohir Ketika rembulan datang, menyapa dalam kesunyian. Rasa bergejolak resah gelisah menebar suasana di keheningan. Diselimuti oleh angin …
Kamu Tetap Menjadi Alasanku Menunggu Oleh Mukhashofatul Imtiyaazah “Hana ayo pulang, sebentar lagi akan turun hujan” pinta Mama kepada Hanna. “Sebentar Ma, sebentar aja lagi sampai senja…