Postingan

Lamaran ke-18

Dua tahun setelah wisuda, Ahsan mulai curiga bahwa ijazah ternyata bukan tiket menuju masa depan. Ia masih menyimpan toga di lemari. Sesekali ia memb…

Ibu, Garam Itu Masih Tersisa

Hai, namaku Alfian, anak dari keluarga yang sederhana. Sejak kecil, aku sudah terbiasa makan seadanya, jauh dari seperti makanan yang dibawa oleh tem…

Kesaktian Seorang Gadis Lamongan

Kehidupannya sekilas terlihat datar dan monoton, seakan tak ada yang spesial bagi dirinya. Bukan berarti ia tak bisa bahagia. Iya, dia masih bisa mer…

Sore Penuh Drama Bunga Mawar

Kemarin sore saya tidak ada kerjaan. Jadi, saya nyekrol T*kt*k. Tiba-tiba ada orang yang makan mawar lewat di beranda. Saya jadi penasaran dan ingin …

Mancing Bersama Oom

Pada hari Jum'at sore, saya pergi mancing bersama Oom di sawah RT 16. Lama termenung memegang pancing, belum satu pun ikan menghampiri, padahal O…

Jamu Penghilang Flu dan Batuk

Hari Ahad siang, seorang anak bermain layangan di Lapangan Gajah Fajar Indah. Namanya Farhan. Saat asyik bermain, tiba-tiba hujan turun. Farhan pun b…

Menjaga Bumi

Setiap orang memiliki tempat yang diam-diam menyimpan dirinya. Bagi Yusri, tempat itu adalah tepi sungai di ujung kampung, tempat air mengalir perlah…

Adik Kecilku

Hidup di pedesaan dengan suasana yang jauh dari kebisingan kota adalah hal yang sangat Ria syukuri. Laut dan pantai yang begitu dekat, tetangga yang …

Sebelum Kita Menjadi Canggung

Sudah lama aku dan Nabila tidak benar-benar bertemu. Kami masih saling berkirim pesan sesekali. Kadang bertanya kabar, kadang membalas cerita, kadang…

Besok Kita Jadi Pergi

“Besok kita jadi pergi, kan?” Pesan Naira muncul di grup kami. “Jadi,” jawabku. “Kali ini harus jadi.” Pesan-pesan berikutnya langsung bermunculan. M…
© Sepenuhnya. All rights reserved.