Cerpen Pilihan

Pelukan Mantan

Oleh Arief Munandar Bel berbunyi panjang, menggema di koridor sekolah yang mulai lengang. Sisa-sisa tawa dan langkah kaki berhamburan seperti daun ke…

Di Antara Cicilan dan Kesetiaan

Oleh Arief Munandar Hujan di kota itu jarang turun pelan tetapi hampir selalu jatuh seperti seseorang yang marah—membentur atap seng, meluap di selok…

Dapur yang Kehilangan Asap

Oleh Arief Munandar Di rumah dua lantai itu, dapur selalu sunyi sebelum subuh. Dulu, setiap pagi asap tipis dari wajan besi akan naik seperti doa yan…

Curahan Hati Anak Bungsu

Oleh Arief Munandar Gedung-gedung tinggi berdiri seperti raksasa baja, lampu-lampu kendaraan berkilat di jalan-jalan layang, dan suara klakson yang b…

Sepucuk Surat yang Mengantarkan pada Senja

Oleh Rahayu Qurrota 'Ainin Saat malam yang sepi disertai angin dingin yang berhembus, di sebuah rumah kecil yang jauh dari keramaian ada seorang …

Pupus

Dia seperti angin lembut yang menggoyahkan setiap helai perasaan ini. hati kecil ini belum tahu sampai kapan rasa ini akan terus tumbuh. rasa yang se…

Aksara

Oleh Olive Ramadhan Bandung selalu punya cara untuk membungkam suara-suara yang tak sanggup untuk seseorang menjelaskan. Lewat udara dingin dan lemba…

Beda Koordinat

Oleh Audy Damayanti Minggu pagi yang indah. Awan bersahabat, angin berhembus tenang. Ya, itulah kondisi hari itu ketika aku memandang langit yang cer…

Cahaya Pagi di Balik Gedung Fakultas

Oleh Riri Yunita Mentari pagi menyembul perlahan di antara gedung-gedung kampus ketika Aruna melangkah keluar dari kos. Udara yang masih sejuk membel…

Tabungan Masa Depan

Oleh Wulan Windadinanti Lalu lintas di jalan besar selalu terisi oleh kendaraan-kendaraan yang berlalu lalang. Bahkan, tak jarang pula kemacetan menj…

Bintang Terlupakan

Oleh Maulida Az-Zahra Malam itu, cahaya duduk di beranda rumah kayu tua yang ia tempati bersama kedua orang tuanya. Angin sepoi-sepoi menyentuh wajah…

Rinai dan Hujan Dini Hari

Oleh Riska Widiana Palu diketuk tiga kali, Ami dan suaminya resmi bercerai. Sepasang mata bertemu tanpa senyuman. Hanya datar beberapa detik, lalu ke…

Rahasia Kecil

Oleh Muhammad Ridwan Tri Wibowo Aku merasa bahagia. Pulang dari tujuh harian meninggalnya Pak Lurah dengan membawa satu sisir pisang kepok untuk si K…

Amanah dari Hulu

Oleh Nurhadini Di sebuah desa yang bernama Batipuah, mengalir sebuah sungai yang dahulu jernih dan tenang. Masyarakat menggantungkan kehidupan dari s…

Peringatan Kecil yang Mengubah Hidup

Oleh Maulidya Syukrya Sebuah desa kecil yang dikelilingi hamparan sawah hijau, hiduplah seorang pemuda bernama Rafi. Ia dikenal cerdas, namun sayangn…

Gerai Kenangan di Lorong Sunyi

Oleh Nabila Sabrina Aku berjalan dengan perlahan di atas trotoar. Menyusuri jalanan kota yang padat-ramai dijejali puluhan kendaraan melintas. Suara …
© Sepenuhnya. All rights reserved.