Cerpen Pilihan

Waktu yang Salah

Oleh Anggun Nirmala Masa lalu yang belum dilepaskan akan selalu menjadi bayangan dalam hubungan yang baru. Ia tidak terlihat, tapi terasa. Ia tidak b…

Teman Kandung

Oleh Najwa Kamilah Angin sore di Malang berhembus kencang, sangat sejuk rasanya mencium aroma tanah yang basah setelah hujan. Aku termenung di balkon…

Merawat Lupa

Oleh Neo Achmad Maulana Ini adalah pulau Ika, pulau kecil di ujung dunia, jauh dari hiruk-pikuk dan kemajuan zaman. Luasnya hanya sekitar satu kecama…

Kelam

Oleh Agung Haziz Indramanto Pagi menjelang seorang remaja yang biasa dipanggil Agung sudah sibuk memasak air untuk membuat secangkir teh. Agung adala…

Mendekap Peluh

Oleh Anis Rahayu Mentari pagi kembali menyapa awan, silap mata tak dapat kutatap keagungan Tuhan. Angin nan lembut menyentuh kulitku, begitu indahnya…

Di Persimpangan Dua Harapan

Oleh Maulida Az-Zahra Langit kampus pagi itu berwarna biru pudar, seperti cat dinding yang pelan-pelan luntur tetapi tetap menyimpan sisa kilau. Anis…

Menjadi Baik

Oleh Mita Alisah Tazkiyah Ratusan orang sudah menempatkan kursi-kursi yang berjajar dengan rapi. Sang moderator memanggil namaku, aku pun berjalan ke…

Izinkan Aku Berjuang

Oleh Roman Adiwijaya Suara sirine ambulans sayup-sayup terdengar menembus dinding kamar kosku yang lembap. Di layar laptop, kursor berkedip-kedip di …
© Sepenuhnya. All rights reserved.